Wednesday, June 18, 2008

tentang waktu

memang hidup adalah bangku sekolah, dengan pembelajaran yang tercecer dimana - mana. bukan soal buku yang membuatmu pintar, tapi kepekaan untuk menangkap sebuah penanda, lalu memaknainya.


untuk senja yang terlewat di pantai kuta. waktu tak akan pernah bisa kembali, memang. lalu, untuk apa membuang lebih lama dengan menunda?

2 comments:

eva said...

ah waktu, ternyata begini rasanya membuang sesuatu yang tak pernah termiliki.. mungkin menunda adalah salah satu usaha untuk mengklaim bahwa kita memiliki waktu, bukannya dimiliki waktu..

*wink* ;-)

apapun itu, have a nice trip, mbak dewi! :-)

btw, rss sayah kok menotice 3 postingan baru yak? yang satu nya ini, dan dua lainnya tercatat di bulan mei *hanya penasaran* :-D

kramero said...

Yup...
Hidup memang bangku sekolah..
dengan pembelajaran yang tercecer dimana - mana...
plus... rentetan upil kering dibawahnya...
Huehehehe...