Wednesday, May 31, 2006

tentang mengejar sesuatu

.....
“Lalu bapakmu akan berkata, bintang tak pernah secantik tampakannya, tak sedekat yang kita duga. Ia cuma penghias panas malam para pemimpi. Tapi aku mau terbang. Aku mau menyentuh bintang. Jika ujung jariku melepuh, akan kubelah lima. Dan pulang dengan sepasang tangan berjari lima puluh"
**Cala Ibi
.....


itu novel terlama yang saya baca. bayangin ajah, saya beli dari bulan juni taon lalu, pas deket2 mo pindahan rumah, dan sampe hari ini, pembatas buku masi berada di tengah2. uggghhhh...

novelnya indah, tapi bueratttt..dan sungguh, sampe saat inipun saya masi gamang dengan jalan ceritanya. setiap kali membacanya, saya seperti terpelanting ke dunia mimpi, samar - samar, absurd.

tapi tiba2 hari ini saya kembali mengingatnya, setelah mendapat email dari teman aneh. yeap, itu bagian yang paling saya sukai dari buku itu.

kenapa?

karena saya sering berada disitu. mengejar bintang. selalu berlari. dan akhirnya, kelelahan. bukankah, tak seharusnya semua dilawan dan dikejar? ada kalanya kita berjalan dengan keadaan, berhenti sejenak, memikirkan apa yang sudah terlewat. memulihkan tenaga. atau sekedar beristirahat. merenungkan, apakah pelarian ini tak sia - sia?

Saturday, May 27, 2006

tentang kepergian

ternyata, sedih itu bukan hanya ketika ditinggalkan, pun ketika meninggalkan.


tapi setidaknya, saya pergi bukan sebagai pecundang.
terima kasih untuk saat - saat yang menyenangkan.
**in memoriam of you, Aug 01 '2005 ~ May 26 '2006**

And the hardest part
Was letting go not taking part
Was the hardest part
And the strangest thing
Was waiting for that bell to ring
It was the strangest start

I can feel it go down
Bittersweet I could taste in my mouth
Silver lining the clouds
And I
I wish that I could work it out
Coldplay - The Hardest Part

Wednesday, May 24, 2006

tentang keberanian (saya)

.....
setelah terombang ambing sekian lama, akhirnya tiba juga saatnya harus membuat keputusan dan pilihan. menelan segala konsekuensi, dan membuang jauh keinginan serakah untuk membuat semua baek2 saja.

karena memang tak semua akan menjadi baek - baek saja.

ada yang ditinggalkan, dan ada yang harus dibuang. tapi, itulah konsekuensi. kita tak bisa mendapatkan semua yang diinginkan, atau kita hanya akan berhenti di tempat yang sama berulang - ulang.

bukankah hidup memang sudah seharusnya berubah?
seperti yang sering saya bilang pada diri saya sendiri, bahwa semua ada tahapan, dan tahapan2 itu akan membawa ke sebuah kemajuan. dan inilah saatnya, satu tahapan yang membuat saya berdiam di tempat harus ditinggalkan.

dan masa depan seperti lorong gelap yang panjang. dan hanya akan menjadi lorong gelap yang panjang, jika tak ada sebuah keberanian. keberanian untuk menentukan, akan jadi apakah lorong gelap yang panjang itu kelak.
.....


hahaha, don't take it too serious!
ada yang harus saya kejar.

so, see you when i see you!

**bukan, ini bukan goodbye letter. saya akan tetap update kok, mungkin hanya frekuensinya agak dikurangi. selalu ada konsekuensi atas suatu pilihan khan? ;)