Friday, September 21, 2007

tentang mimpi

berapa banyak lagi mimpi yang akan kandas, dan berapa banyak lagi keberanian yang tersisa untuk kembali merangkainya? dalam bentuk yang sama, ataupun sama sekali berbeda.

saya masih ingat, ketika itu saya duduk di bangku sma tahun terakhir. pertama kali saya diijinkan untuk tinggal sendiri, setelah 2 tahun sebelumnya bersama dengan kakak. bukan awal yang bagus sebetulnya kalau saat itu saya justru mendapatkan kebebasan, karena hm...saat itu saya lagi kena sindrom patah hati. hihi. iyah, meskipun mungkin hanya cinta monyet, yang setelah sekian tahun, saya dan mantan saya itu ketemu dan kami bisa berhahahihi seolah tak ada kejadian apapun, tapi percayalah, saat kejadian saya benar2 merasa terluka. ough. dan kebebasan yang diberikan kepada saya, semakin membuat saya kesepian. bahkan, ingin rasanya waktu itu berlari, ke suatu tempat yang jauh. maka, saya tuliskan di dinding meja belajar, tentang satu mimpi untuk menetap di suatu kota. yah, apa daya karena satu dan lain hal, mimpi itu harus ditendang jauh, dan saya seperti kembali dilemparkanpada realita. kalau diingat2, sepertinya itu adalah terakhir kali saya bermimpi tentang masa depan dan berusaha untuk mewujudkannya.

setelahnya, semua berjalan dengan begitu saja. memang ada keinginan, tapi tak lebih dari satu hal yang memang serupa mimpi, jauh. saya pernah ingin menulis novel, dan bahkan sudah menulisnya, tapi lagilagi semua menguap begitu saja. saya pernah menjalin hubungan dengan seseorang, bercitacita hidup bersama bahagia selamanya seperti kisah cinderella, hingga suatu hari mantan saya yang sebenarnya baik hati itu meninggalkan saya tanpa ada kata-kata. hahaha. jangan bayangkan bagaimana pedihnya saat itu, meski sekarang, lagi2 saya sudah berbaikan dnegan mantan yang baek hati itu (meski sungguh, dia geek nan freak! *heyaa.. ini buat kamuh!!), dan kami masih seirng ngobrol cerita panjang lebar tentang apa sajah, bahkan tentang perjalanan kisah cinta kami *halah*

bisa dibilang, setelah peristiwa naek turunnya jalan saya, saat ini bisa dibilang adalah moment yang paling stabil. tak lagi patah hati. keluarga yang baik baik saja ( bukan berarti keluarga saya sering tak baik2 saja :P). kerjaan yang menyenangkan meski seringkali juga membuat pening kepala. serta orang orang di sekeliling saya yang kehadirannya adalah kegembiraan yang tiada duanya.

life is being nice lately.

dan mungkin karena itu, saya jarang bermimpi lagi. entah, apakah saya tak pernah bermimpi karena seringkali mimpi terkandaskan oleh realita, atau justru saya tak lagi bermimpi, karena semua ini sudah semuanya?

semoga hanya untuk sementara, lalu pada suatu hari saya akan kembli berlari dengan semangat yang membara.

13 comments:

Deddy said...

Semangat Wik! btw aku ada tag kamu buat ikutan di "My Tag Habits". Mudah2an ada waktu buat ikutan...

usual suspect said...

..pain is easy to write. but what can one write about happiness?

venus said...

jangan pernah berhenti bermimpi, wi. ia membuat kita terbangun dengan sejuta semangat baru, setiap hari.

ayo wi, kita main bola lagi :D

halah, aku nulis komen sambil dengerin dream theater, jadi ngetiknya juga ngasal :))

mata said...

saya lebih suka bermimpi daripada hidup dialam realita seperti ini.

venus said...

selamat! anda dapet PR dari venus :p

(jangan bilang sibuk, ga ada sibuk2an)

crushdew said...

yah, seperti mimpi-mimpi yang lain, yang tak pernah jelas bisa menjadi nyata ato tetap tinggal sebagai mimpi.
namun bahkan suatu mimpi yang hanya diperbincangkan ternyata bisa membahagiakan...

so tetaplah bermimpi!!!

Anonymous said...

sapa bilang aku freak nan geek! ketik tampan kek, ganteng kek, rupawan kek, menawan juga boleh.. freak nan geek?? aku rasa tidakkk (yang sepanjang jalan menggerutu karena tulisanmu)

dod said...

berbahagialah kamu yang telah merasakan cinta meski sering dikaitkan dengan monyet.

itu cinta...
kuatkah dirimu menghindarinya??
hebatkah dirimu dengan berdalih??

hidup dan mimpi, selalu mati tanpa cinta

rama said...

ayo, kerja kerja!!!!
jangan nge blog melulu.....

rama said...

entah ini postingan paling pasrah yang pernah kubaca, seakan2 kamu hendak melepas keduniawian dan menjadi pertapa di puncak gunung sana, hahaha.
Pa kabar buw??

lav said...

non...

ini kenyataan...bukan sekedar mimpi!
gue jatoh lagi di tangga, saking semangetnya nguberin para londo.
huhuhu

Twili9htcloud said...

sing sabar nduk...

Dede Somantri said...

Berbahagialah orang yang tak berharap