Tuesday, January 22, 2008

tentang prasangka

karena kota itu penuh dengan kejahatan. tak menyalahkan mereka, karena terkadang mereka harus berebut dari sekian banyak orang untuk mengais kehidupan, dan sempitnya tempat yang disediakan, serta kehidupan yang penuh dengan kesenjangan. dan bahkan kamu tak akan mampu membayangkan, seberapa besar keberanian yang dimiliki oleh masing - masing orang, ketika dalih dari melakukan sesuatu adalah desakan.

malam itu saya berdiri sendiri, mematung diantara orang yang sibuk di kota yang penuh dengan hiruk pikuk. hampir mendekati tengah malam, tapi tak satupun dari orangorang itu itu yang terlihat kelelahan. lalu beberapa mata menatap balik saya, perempuan sendirian, pada hampir tengah malam. tanpa sadar, saya semakin mengeratkan kancing baju hangat pengusir angin yang kasar berkelebat, dan mendekap erat tas hijau di dada, takut yang teringat. padahal bisa saja mereka seperti saya, hanya melihat, tanpa ingin berbuat jahat.

ah, prasangka..

oleh-oleh perjalanan. catatan tiga.

10 comments:

dinda said...

aduh, baru ngeh kalo dirimu di Jakarta! udah lama ga blogwalking soalnya. masih disinikah???

lav said...

berhenti mengira ngira...
perkiraan dan prasangka tak selalu benar

**menunggu catatan keempat berjudul

"tentang sapaan joko elek" :p

crushdew said...

aku mending menunggu bronis kesekian...kekeke..maret mo mudik non?

iman brotoseno said...

prasangka bisa membunuh dan prejudice membuat kita seolah tiang kebenaran..
Jakarta tidak sekejam yang dibayangkan.. hehe

Deddy said...

Loh Dew... sekarang di Jakarta?

Wazeen said...

prasangka berada di dalam diri kita sendiri ia tidak mana-mana...btw Jakarta akan terasa lebih eksis lagi di malam hari hingga pagi-pagi yang masih buta.

datum said...

prasangka? aku lebih menyebutnya berhati-hati... :)
bukankah sesuatu yang berharga itu patut di jaga dengan hati2? :)

ozank said...

Ah... namanya juga prasangka, memang sudah kerjanya dia berprasangka terus...
Salam

stey said...

praduga tak bersalah?barusan baca blognya nananias,yg mempertanyakan knp prasangka diberi label buruk?seolah dihakimi..kenapa?

yati said...

jakarta emang gitu...namanya juga kota jahiliah! ga pedulian, sibuk dengan dirinya sendiri!

mmm...btw, ini ngomongin apa sih?