Friday, May 23, 2008

tentang hidup dan jalannya

semalam saya berbicara pada seseorang, tentang keinginan saya untuk bertemu teman lama. kami berlainan kota, dan saling mengabaripun jarang - jarang. sesekali kami berbicara di kotak maya, bercerita tentang rangkuman kisah selama kami tak bersapa. tentang apa saja, kegelisahannya, kegalauan saya, ketakutan - ketakutan kami, dan yah, kami sangat jarang berbicara tentang hati. dan semalam, saya benar - benar ingin bertemu dengannya. keinginan yang saya bawa, hingga saya terlelap tak beberapa lama.

mungkin sejam setelahnya, handphone saya berbunyi. dan saya melihat namanya di layar ponsel saya. aha, sepertinya semesta mengirimkan signal saya ke dia. sayangnya, saya benar - benar mengantuk. saya tidak ingat apa saja yang kami bicarakan, kecuali bahwa sekarang dia ada di sumba, kapan hari transit di bali, hanya saja dia tak sempat menghubungi saya.

dan pagi ini saya menenerima sms dari dia,

sumba timur itu gersang. saya ga habis pikir ada pohon yang bisa idup di atas tanah sekering ini. tapi saya pikir lagi, idup memang menemukan jalannya sendiri.

ah, iya. hidup memang menemukan jalannya sendiri. dan manusia adalah makhluk yang paling mampu untuk beradaptasi. hanya saja terkadang kita lupa, sejauh mana kemampuan kita untuk bertahan dan sampai ada disini.

selamat akhir pekan, saat nya untuk berbenah bukan? ;)

9 comments:

Twili9htcloud said...

Pokoknya,

TETAP SEMANGAT!!!

Hedi said...

hidup adalah akrobat :D

nananias said...

berbenah?

rak buku ikea saya yang guedeee datang besoookk horeeee!

menularkan kebahagiaan saya kepadamuuu

hihihi

Yudhis said...

hoo, si kameramen-item-dekil-keriwel-dan kalau ngomong suka sedikit rada gagap itu kah ?

xixixixixixiixi

eh ia, terkadang dia suka mbaca jg lho! hohohohohoho

Uhuy..

beer delivery boy said...

aduh dewi..!! kalo kamu bikin buku, pasti saya beli! :)

saya suka bgt pilihan kata kamu. "hidup memang menemukan jalannya sendiri", "terkadang kita lupa kemampuan kita untuk bertahan"..

deep!

lav said...

sebenarnya hanya sedikit yang perlu dibenahi :)
tinggal touch up sedikit trus....
jrenggg......

poetra said...

Iya, hidup ini menemukan jalannya sendiri. Setuju.

Yang penting harus tidur yang cukup, supaya bisa terus punya mimpi. Hehehe

hanny said...

iya, makanya kita harus membersihkan jalan itu, jangan sampai terendam lumpur panas, atau mampet karena tumpukan sampah ... hehehe. kalau jalanannya bersih, pasti lebih mudah bagi hidup untuk menemukan jalan itu dan melewatinya :)

Mbilung said...

Sumba Timur, aku sukaaaa, bagus luar biasa