Monday, May 19, 2008

tentang kenyataan

cobalah teguk air laut 8 liter, jika dari tegukan pertama sampai terakhir rasanya masih asin, brarti dunia tetap berputar. (*)


dengan atau tanpa saya. memang dunia tetap berputar sebagaimana biasanya. matahari masih saja bersinar, dan hujan masih saja mengguyur perlahan. seperti pagi ini mungkin. dalam perjalanan panjang kesekian. diantara lamunan. dan sesekali kembali berpijak pada kenyataan.

tidur hanya perkara kapan, sekarang atau nanti akan dibangunkan. dan memang harus tersadar, kembali mengemasi barang bawaan, dan melanjutkan perjalanan. memang harus begitu, lagilagi perkara waktu.

* terima kasih untuk obrolan hari ini. meskipun saranmu konyol sekali.

7 comments:

balibul said...

di negeri yang warkop ini, yang konyol yang banyak duit.

aprikot said...

yang kasih saran itu lbh tepat dibilang tolot drpd konyol buw hehehehhehehehe

welcome to the real world my dear friend

nananias said...

wooo yang dua liter pasti udah diminum yang nulis. versi awalnya sepuluh liter kok. dasar ga mau rugi hihihi

lav said...

wee...mau nyicip seliter donk ;)

ayoo...acara pagi harus digalakkan, gue mau beli weker baru lagi ahh

semanget harus tetep anget ya buu


**saya, yang kebetulan sedang waras

Wazeen said...

jadi ingat water world...(saya meneguk air setelah kommen ini)

zen said...

coba kamu liat peta. liat di titik koordinat mana kau berada. setelah tahu di mana titik koordinat kamu tinggal, kamu liat di sekelilingnya fuih, dunia masih sangat luas, bukan? kamu hanya ada di satu titik dari bentangan semesta yg begitu luas. ayolah, perjalanan masih panjang. ini baru akhir dari sebuah awal. ya, akhir sebuah awal.


*paket buku segera meluncur*

Twili9htcloud said...

ajeng pundi nduk?