Tuesday, October 31, 2006

tentang menelan ludah

.....
+ dewi lg makan?
- iyah.
+ sambil ceting dong?
+ bukannya suka ngomel2 klo ada yg makan sambil ngelakuin hal laen, semisal baca.. maen game.
- tapi khan ga sambil ceting. *sambil tetap memasukkan suapan ke mulut*
.....


aw, ternyata hal paling susah itu adalah berkomitmen dengan diri sendiri.

termasuk ketika suatu kali saya telah berkoar - koar telah melepaskan kamu, iyah..kamu!! padahal di hari lainnya saya justru kembali menghampiri.

dan juga ketika saya, berjanji untuk berhenti merokok, sedangkan dihari laennya saya justru sangat menikmati.

dan ahhh..masih banyak lagi. seringkali membuat excuse atas penghiatan yang dilakukan, pembenaran. dan perkecualian. apa mungkin krn terlalu gampang memaafkan diri sendiri? dan lagi2, melakukan kesalahan yang sama? bodoh dan berulang.

tapi, bukankah justru yang dipertahankan hanya akan membuatnya tertahan?

**tanyatanyatakpentingdiotakyangsemakinkering**

6 comments:

anima said...

eh? berkomitmen emang susah sama siapa aja, termasuk sama diri sendiri..

good luck on melepaskan 'kamu' yah!

ramacreebo said...

yang kering tanya2nya atawa otaknya dee? wakakakaka *kabuuuurrr*

gita said...

aduh wi, diri sendiri emang mengganjal utk bisa mendisiplinkan diri *bingung aku*

lavender said...

maka itu saya tidak pernah mengucapkan *saya berjanji untuk berhenti....

tapi yang selalu saya bilang,
*saya berjanji BERUSAHA untuk berhenti....

hihihi...itu namanya apa yah? penyelamatan diri KAH ?

pagi-pagi buta said...

"berjanji dan ingkar.. peng(k)hianatan, pembenaran, dan pe(nge)rkecualian.. lagi2 melakukan kesalahan yang sama, bodoh dan berulang"

tidak, tidak bodoh.. memang semuanya hrs ada, supaya kita tetap ingat kalo kita manusia =)

kramero said...

berkomitmen memang susah Wi.. apalagi berkomitmen untuk membuat suatu hal yang tidak biasa menjadi biasa.

yang penting sich, ada niat dan ada keinginan.

Afterall, butuh proses..
pelan - pelan..

So, sering2 lah menelan ludah.. Ntar juga bakal kenyang kok..

Hehehehe