Tuesday, May 16, 2006

tentang kebodohan

.....
"terkadang, apa yang perlu dilakukan adalah menendang jauh kekhawatiran, menyingkirkan ketakutan, membunuh prasangka-prasangka, dan berjalan mengikuti kata hati, meski sadar hanya akan membawa pada kebodohan - kebodohan."
**kata-hati-yang-membuat-bodoh
.....


tak akan jadi masalah jika kebodohan - kebodohan itu hanya diketahui oleh saya sendiri. tapi, laen cerita kalo saya, tertangkap basah sedang bodoh, dan celakanya, tertangkap oleh orang-terakhir-yang-saya-inginkan-melihat-kebodohan-saya.

caught in the act.

reaksi pertama, hanya bisa memaki diri sendiri. bodoh! bodoh!! bodoh!!! *sambil memukul2 kepala*

selanjutnya, hanya berfikir, klo ini hanya ilusi dan tak pernah terjadi. tapi siyalnya, ini bukan ilusi, dan sungguh2 terjadi. arghhhhh...

mikir lagi. yang tergambar justru rangkaian huruf di keyboard. dan mulai menghayal, seandainya saja bisa meng-undo, pastilah saat itu yang saya lakukan hanya memencet tuts Ctrl + Z, dan wuzzzz..smua akan kembali ke keadaan semula, huhuhu..

but, maybe..that's what we said as, reality's bite! *tertunduk lemas*

hm, okeh..take a deep breath! berhenti memaki, berhenti berharap bahwa ini hanya ilusi, berhenti menghayal memiliki satu set keyboard untuk meng-undo semua, dan mulai memulihkan kesadaran.

perlahan membuka lemari es - menemukan beberapa batang coklat - mengambil sebatang - mengunyahnya perlahan - menuang segelas susu cair - duduk - menyalakan televisi - menyenderkan kepala pada bantal duduk nan empuk - sambil terus memamah - tidak berfikir.

just talked to my self, say that, it's okay, it's fine and No Regrets. then everything's done.

tapi mungkin untuk laen kali, pikiran diatas bisa sedikit di revisi ya?! gimana klo gini, terkadang, apa yang perlu dilakukan adalah menendang jauh kekhawatiran, menyingkirkan ketakutan, membunuh prasangka-prasangka, dan berjalan mengikuti kata hati, meski hanya akan membawa pada kebodohan - kebodohan. tapi lebih perlu lagi kalo dilengkapi dengan kesiapan akan resikonya, termasuk jika resiko tersebut jauh dari apa yang kita perkirakan.

duh, dah keren khan?! qkqkqkqkq

ngomongin keren jadi inget lagu ini, ini juga keren banget loh!! *halah*

Three little birds, sat on my window.
And they told me I don't need to worry.
Summer came like cinnamon
So sweet,
Little girls double-dutch on the concrete.

Maybe sometimes, we got it wrong, but it's alright
And nothing seems to change, and it all will stay the same.
Oh, don't you hesitate.


Girl, put your records on, tell me your favourite song
You go ahead, let your hair down
Sapphire and faded jeans, I hope you get your dreams,
Just go ahead, let your hair down.

You're gonna find yourself somewhere, somehow.

Blue as the sky, sombre and lonely,
Sipping tea in the bar by the road side,
(just relax, just relax)
Don't you let those other boys fool you,
Gotta love that awful hairdo.

Maybe sometimes, we feel afraid, but it's alright
The more you stay the same, the more they seem to change.

Don't you think it's strange?

Just more than I could take, pity for pity's sake
Some nights kept me awake, I thought that I was stronger
When you gonna realise, that you don't even have to try any longer.
Do what you want to.

9 comments:

b. gundul S. Farm said...

hiiiii hiii... hayoooo ketahuan ngapain????

gita said...

seperti saya bilang wi, wisdom come from experience, experinece come from foolishness...

v n u z said...

KAmu kenapa lagu nduk??

Salah opo maneh??

lavender said...

menyadari suatu kebodohan --> jenius bangettt

pembaca setia said...

idup kadang musti kejem pada diri sendiri ... :(

Hedi said...

manusia memang tempatnya salah kok...alamiah :)

Herbi said...

Menjadi bodoh? Kenapa tidak. Kebodohan terjadi bukan berarti kita gak "pintar" cuman sebagai manusia sesekali terlihat bodoh gak ada salhnya kok...Ya...buat nge-balance hidup aja. Salam kenal ya Dewi...

crushdew said...

why we dont have simple life?

mata said...

manusia yang memilih sakit hati daripada dicintai...
yang memilih seribu kali disakiti daripada menyakiti satu kali...
yang memilih diam bagai orang tolol tak berprinsip...
yang sudah tak punya lagi harga diri dan putus urat malunya...
yang berdiri di pijakan selebar jengkal tangan dan setinggi batas langit...
siap untuk melompat hanya untuk meninggalkan rasa sakit ini...

manusia tidak tahu diuntung, egois, munafik!!.
mati rasa padahal punya hati...
bodoh padahal punya otak...
buta padahal punya dua mata...
tidak bisa melihat di sekitarnya ada begitu banyak hal lain yang lebih PENTING!!

manusia yang tidak bisa mencintai dia...
mencintai hidupnya...
mencintai Tuhannya...
apalagi mencintai orang lain...
mencintai aku...

adalah manusia bodoh !!!