Monday, May 01, 2006

tentang potongan peristiwa, pada suatu pekan

.....
"aku ingin melihat bintang jatuh. lalu mendengarmu bercerita, tentang apa saja. entah cerita usang tentang kancil dan mentimun, kancil dan siput, atau tentang cerita bintang jatuh itu. cerita yang tak pernah usai."
.....


aku hanya diam. aku tidak pandai bercerita, sayang. kata - kata hanya akan jadi barang asing. tapi tidak untuk segala perlakuan. aku akan membawamu ke pantai, lalu kita bangun istana pasir. kupatahkan ranting bambu, lalu kamu akan menuliskan sesuatu. namamu, namaku, dan adikmu. kuberikan punggungku untuk menggendongnya, lalu kita akan tertawa, sampai akhirnya langit tidak lagi senja.

.....
"kita bertemu lagi mungkin setelah dua pekan ini. aku harus pergi."
.....


dan sepertinya, akupun pergi dengan membawa setengah hati. setengahnya lagi, entah kemana. berpendar seusai aku mengatakannya. tidak selamanya sedih hadir ketika ditinggalkan, pun sama ketika meninggalkan.

.....
"pada akhirnya saya mengikuti hati kecil saya. saya ga tau apa2, hanya tau kalo saat ini saya hanya ingin memberinya kebahagiaan. "
.....


ada hutang yang belum terbalaskan. tidak hari ini, mungkin suatu nanti. tentu saja, ketika kita belum menjadi dua orang asing yang tak bersapa, karena asing telah menjadi jeda yang terlalu lama.

.....
"aku kira akan tiba waktuku untuk seperti mereka. lalu aku mulai menunggu, dan menikmati setiap waktu yang aku miliki. berhenti berfikir, kenapa aku berbeda. lalu seperti biasa, yang ada hanya canda tawa."
.....


haha, kita istimewa karena diri kita bukan? kita istimewa karena kita tak sama. ketika yang lain berlomba bermimpi tentang kisah cinderela, kita masih bisa saling mencela tertawa, dan berakhir dengan vodka. kita istimewa, karena kita bukanlah mereka.

.....
"eh, kamu tau, aku simpan pake apa namamu di phone book ku? aku masih sertakan namamu, dengan kata "ancur" yang mengikutinya."
.....


tidak selalu aku bisa tertawa. bahkan sebagian orang menanggapku gila. kenyamanan adalah barang mewah, dan hanya untuk segelintir orang, sisi diriku yang sebenarnya dipamerkan. terima kasih.

.....
"bikin lawakan yg bagus donk, supaya aku bisa ketawa kalo liat blog kamu."
.....


sungguh, ini lawakan yang paling menyegarkan untuk memulai pagi. hahahaha. aku tergelak, sendiri. dan hanya bisa tertawa dalam hati, begitukah?

.....
to : kamu
01-May-2006 11.07
dr kmaren perasaanku ga enak. antara sedih, gelisah, dan entah. ga tau napa, yang ada hanya ga jelas dan abstrak. aku perlu pelukan..
-sent-
.....


aku ingin pulang, pada dadamu yang bidang. stttt..tak usah katakan kata, karena aku hanya inginkan rasa.

**nov, klo tiap weekend seperti kmaren, mungkin kita tak perah tersadar ya..klo kita jauh di belakang dan ditinggalkan? *wink* :D

6 comments:

partner in crime said...

ada hutang yg tak terbayarkan, wi klo tau keadaannya sprti krmin, mungkin lbh bae, itu tetap menjadi hutang, shingga tdk menimbulkan lubang..

foens said...

ini cerita lagi pd selingkuh ya ????
.... hehehhehehee ....

lavender said...

tulisan lo emang "mbuh, ngawur bin ajaib" hehehe

eh, mungkin kita gak akan ngerasa dibelakang atopun ditinggal selama kita tau bahwa mereka senang berada bersama kita, dan kita menyadari kalo kita juga senang berada dekat mereka...

dohh..baru selasa yah, wikendnya masi jauh neh

b. gundul S. Farm said...

di dadaaku ada namamu, ada senyummu ada kupingmu.....
kek lagunya Vina

Anonymous said...

Eh, akhirnya masuk....
Gue cuma bisa bilang okeh....:D
mega

v n u z said...

Apa yang bisa kubilang??

I just can say, What a Wonderful World..