Thursday, September 28, 2006

tentang pergi sejenak

.....
lalu hari ini. seseorang meninggalkan saya. awalnya sebuah email. saya baca tanpa emosi. bgitu selesai, saya reply. menulis kata2 yg ga jelas maksudnya. saya sent.

lalu saya sadar ada attachment di email itu. saya buka dan baca. dan.. disinilah semua emosi meledak bagai bom waktu. sedih sekali..
**taken from someone's blog, without permission.
.....


seringkali saya tidak sadar, betapa berartinya satu hal, sampai ketika saya kehilangan hal tersebut.

seperti ketika saya bertanya ke seorang teman, kenapa tagline blog-nya "sesaat sebelum tenggelam?"

9 comments:

gita said...

selalu seperti itu kan? kehilangan dulu baru merasakan berartinya sebuah hal...

duck said...

ga selalu kehilangan dulu baru berasa hal itu penting kok...
tergantung sikap kita dalam memperlakukan sekeliling kita... semena-mena dengan menempatkan diri kita sebagai pusat atau tidak..
kalo kita menempatkan kita sebagai manusia yang berhubungan dengan manusia lainnya secara setara, aku pikir hal itu ga akan terjadi.. bener ga sih?ato salah kali ya? aku ga yakin cuman sepertinya gitu deh..

yoyok said...

Tapi terkadang...

"It's only after you lose everything that you're free to do anything"

venus said...

you know what they say.
they say you never know what you've got 'til it's gone...

b. gundul S. Farm said...

wiii oleh-oleh yoooo

MnX said...

dewi pergi kemana wi?

chocoluv said...

seringkali saya tidak sadar, betapa berartinya satu hal, sampai ketika saya kehilangan hal tersebut.

>>sesuatu yang udah hilang akan terasa lebih berharga dari apa yang ada sekarang...

rama said...

senangnya, udah pulang ya buk?
mana oleh2nya?

PS: jangan sedih ya ibuk :)

maya said...

memang seperti itu rasanya mbak..selalu terlambat meresapi arti dari kehilangan itu :)